GORONTALO - Komando Resor Militer (Korem) 133/Nani Wartabone menggelar Upacara Bendera 17-an bulan Mei 2026 yang dilaksanakan dengan penuh khidmat di Lapangan Upacara Makorem 133/NW, Jl. Trans Sulawesi, Kecamatan Pulubala, Kabupaten Gorontalo, Senin (18/5/2026).
Bertindak selaku Inspektur Upacara (Irup), Kepala Staf Korem (Kasrem) 133/NW Kolonel Inf Parsaoran Sirait, S.A.P.,M.M., membacakan amanat tertulis Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc. Upacara ini diikuti oleh seluruh Kasi Kasrem, para Komandan/Kepala Satuan Disjan jajaran Korem, Perwira, Bintara, Tamtama, serta Aparatur Sipil Negara (ASN) Korem 133/NW.
Dalam amanatnya, Kasad menyampaikan bahwa memasuki hampir setengah perjalanan tahun 2026, TNI AD terus berupaya menyesuaikan diri dengan akselerasi perubahan yang sangat dinamis, baik di tingkat global, regional, maupun nasional. Kasad bersyukur seluruh agenda program kerja dan anggaran tahun 2026 sejauh ini berjalan lancar berkat komitmen, disiplin, dan kerja tulus seluruh personel.
Menyikapi dinamika geopolitik global dan gangguan pasokan energi dunia yang belum mereda, Kasad mengungkapkan rasa bangganya atas ketahanan nasional. Dari 52 negara konsumen energi terbesar di dunia, Indonesia berhasil menempati posisi nomor 2 sebagai negara paling kuat dalam menghadapi krisis energi.
Kendati demikian, Kasad mengingatkan seluruh jajaran untuk tetap waspada terhadap potensi ancaman domestik, salah satunya prediksi kemarau panjang disertai kekeringan ekstrem yang diperkirakan terjadi pada Juni 2026 mendatang. Fenomena ini dinilai bukan sekadar masalah cuaca, melainkan ujian ketahanan bangsa yang berimplikasi pada stabilitas nasional.
"TNI AD secara konsisten telah melakukan langkah-langkah terobosan progresif guna mengoptimalkan potensi sumber daya nasional. Gugus tugas telah dibentuk di satuan jajaran untuk mewujudkan efektivitas dan efisiensi penggunaan fasilitas perkantoran, pangkalan, serta sarana latihan, khususnya terkait pemakaian BBM, gas, listrik, dan air," tegas Jenderal TNI Maruli Simanjuntak dalam amanat yang dibacakan Kasrem.
Kasad juga menginstruksikan prajurit untuk mendukung penuh kebijakan penghematan pemerintah dan memperkuat kesadaran kolektif berbasis gotong royong di lingkungan masing-masing. Hal ini penting untuk mendukung transisi menuju energi hijau sebagai pilar penopang keamanan energi yang berkelanjutan.
Di sisi lain, keberhasilan internal ini berjalan beriringan dengan realisasi program unggulan TNI AD di lapangan. Melalui kerja sama Satgas, TNI AD telah membangun ratusan jembatan serta karya bakti skala besar yang mendatangkan manfaat luar biasa bagi masyarakat di pelosok tanah air. Inovasi kreatif prajurit yang berbasis kemajuan teknologi komunikasi dan informasi ini diharapkan terus ditingkatkan.
Mengakhiri amanatnya, Kasad menekankan kepada seluruh prajurit dan ASN TNI AD agar semakin bijak dalam menyikapi persoalan dan selalu hadir mencari solusi terbaik di tengah masyarakat.
"Jadikan semangat menebar kebaikan sebagai bagian dari budaya kerja organisasi. Jaga fokus, berbuatlah yang terbaik sesuai tugas pokok masing-masing, dan hindari sekecil apa pun perbuatan yang melanggar aturan," pungkasnya.






