Melanjutkan penjelajahan visual di Tugu Tani Isimu, panel kedua ini menyajikan cerita yang berbeda. Karya pahat ini mengabadikan sektor perikanan sebagai penopang ekonomi penting masyarakat Kabupaten Gorontalo.
Fokus utama relief memperlihatkan aktivitas padat para nelayan di perairan air tawar atau laut. Mereka digambarkan sedang menarik jala dari atas perahu kecil yang membelah ombak dengan lincah.
Di sisi kiri, seorang nelayan berdiri kokoh di tepi daratan sambil memegang galah panjang. Perannya sangat penting untuk memantau pergerakan ikan sekaligus membantu mengarahkan perahu ke posisi yang tepat.
Sementara pada sisi kanan depan, tampak figur nelayan lain berjalan tegap memikul hasil tangkapan. Dua ekor ikan berukuran besar yang dibawanya melambangkan kelimpahan sumber daya pangan hewani daerah.
Latar belakang panel menampilkan guratan ombak air, perahu layar di kejauhan, serta perbukitan yang indah. Detail awan berarak di langit memberikan kesan ruang terbuka yang sangat luas dan dinamis.
Melalui panel kedua ini, seniman berhasil merekam ketangguhan, kerja keras, dan potensi bahari Kecamatan Tibawa. Simak artikel berikutnya untuk mengupas tuntas pesan budaya pada panel ketiga Tugu Tani.




